FAKTOR YG PERLU DIPERHATIKAN DLM PENANGANAN TINJA
Oleh : Zulfikar, MPH
Faktor Teknis
a. Dekomposisi tinja
terjadi secara alamiah, sehingga akan berubah menjadi bahan yang stabil, tidak berbau, dan tidak mengganggu. Aktivitas utama proses dekomposisi:
Pemecahan senyawa organik kompleks, seperti protein dan urea, menjadi bahan yang lebih sederhana dan lebih stabil. Pengurangan volume dan massa (sampai
80%) dengan hasil gas metan, karbon dioksida, amonia, dan nitrogen yang dilepaskan
ke atmosfer, bahan-bahan yang terlarut dalam keadaan tertentu meresap ke dalam tanah di bawahnya. Penghancuran organisme patogen yang dalam beberapa hal tidak mampu hidup dalam proses dekomposisi, atau diserang oleh banyak jasad renik di dalam massa yang tengah mengalami dekomposisi. berlangsung dalam suasana aerobik atau anaerobik. Proses anaerobik tersebut misalnya terjadi pada kakus air (aqua privy),
tangki pembusukan (septic tank),
atau pada dasar lubang yang dalam. Atau dapat pula terjadi secara aerobik, seperti pada dekomposisi tertentu. Di samping itu, dekomposisi dapat terdiri lebih dari satu tahap, sebagian aerobik dan sebagian lagi anaerobik, tergantung pada kondisi fisik yang ada. Sebagai contoh, proses anaerobik berlangsung dalam septic tank, effuent cair meresap ke dalam tanah melalui saluran peresapan dan meninggalkan banyak bahan organik pada lapisan atas tanah. Bahan organik itu diuraikan secara aerobik oleh bakteri saprofit yang mampu menembus tanah sampai kedalaman 60 cm
b. Kuantitas
tinja manusia
Kebiasaan makan
•Kondisi kesehatan
•Kondisi psikologis
•Kehidupan agama
•Kondisi sosek
•Kebiasaan hidup
c. Pencemaran tanah dan air tanah
d. Penempatan sarana pembuangan tinja
•Tidak
ada aturan pasti
•Bagian
yg lebih rendah
•Jarak
min 15 m apabila pd daerah yg lebih tinggi
•Pada
tanah berpasir dan lbh rendah jarak bisa 7,5 m
•Dasar
panampung 3 m diatas permukaan air tanah
Jika tanah karang/ kapur kemungkinan pencemaran lbh tinggi
e. Perkembangbiakan lalat pd tinja
Fototropis
positif (autofototropik)
•Membuat
perangkap dari botol yg dimasukkan ke dlm lobang
•Memasukkan
desinfektan
•Memasukkan
larvasida (sodium arsenit)
•Menyemprot
jamban dg pestisida
f. Penutup lubang
•Mencegah
masuknya lalat
•Mengurangi
bau
•Malas
menutup kembali
•Terjadi
pengembunan
•Tutup
yg tdk diengsel mudah hilang
g. Aspek Teknis
2. Faktor
non teknis
a.Manusia
•Tipe
jamban yg disukai
•Masalah
privasi
•Pemisahan
wanita dan pria
•Jumlah
jamban utk tpt umum
b.Biaya
•Relatif
(Murah pembangunan, mahal pemeliharaan)